Grand Launching ESWL di RS Hermina Arcamanik : Penanganan Batu Ginjal Tanpa Operasi

Hello Bandung – Rumah Sakit Hermina Arcamanik resmi meluncurkan layanan terbaru berupa teknologi Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL), sebuah inovasi medis non-invasif untuk penanganan batu saluran kemih tanpa tindakan operasi. Grand launching layanan ini menjadi tonggak penting dalam peningkatan mutu layanan kesehatan di Bandung Timur, khususnya bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Selasa(13/1/2026).

Direktur RS Hermina Arcamanik, dr. Hilman Ruhyat, MMRS., CRP.,MQM, menjelaskan bahwa kehadiran layanan ini merupakan hasil dari proses panjang yang mencakup pengadaan alat khusus, penyesuaian fasilitas, serta pelatihan tenaga medis bersertifikasi. “Persiapan kami cukup panjang. Alat ini harus dipesan khusus, tempatnya harus sesuai standar, dan ditangani oleh dokter serta perawat yang telah tersertifikasi,” ungkapnya.

ESWL atau Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy memungkinkan pasien menjalani prosedur pemecahan batu ginjal tanpa sayatan, tanpa rawat inap, dan dengan tingkat nyeri yang minimal. Prosedur ini hanya memerlukan observasi sekitar satu jam sebelum pasien diperbolehkan pulang. “Pasien lebih nyaman, tidak ada sayatan, tidak perlu dirawat, dan nyerinya minimal,” tambah dr. Hilman.

liputan berita media bandung untuk hermina arcamanik

Sebagai dokter spesialis urologi yang menangani langsung prosedur ini, dr. Irvan Octavian, SpU, menjelaskan bahwa teknologi ESWL bekerja dengan mengarahkan gelombang kejut dari luar tubuh untuk menghancurkan batu ginjal menjadi fragmen kecil yang kemudian dapat keluar secara alami melalui saluran kemih. “Keunggulan utama ESWL adalah efektivitasnya dalam menghancurkan batu tanpa perlu pembedahan. Ini sangat membantu pasien, terutama yang memiliki risiko tinggi jika menjalani operasi” jelas dr. Irvan.

Ia juga menambahkan bahwa prosedur ini cocok untuk berbagai ukuran batu ginjal, tergantung pada lokasi dan komposisinya. “Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh melalui pemeriksaan radiologi dan konsultasi urologi sebelum menentukan apakah pasien cocok untuk tindakan ini” ujarnya.

Peluncuran layanan ini mendapat apresiasi dari dr. Dyah Miryanti, MM., AAAK, yang menekankan pentingnya akses setara terhadap teknologi medis canggih bagi peserta JKN. “Dengan adanya ESWL ini, peserta JKN yang mengalami batu ginjal bisa mendapatkan terapi non-invasif dan pemulihan yang lebih cepat. Harapannya, tidak ada diskriminasi dalam pelayanan. Semua peserta JKN berhak atas layanan berkualitas,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bahwa program JKN telah mencakup sekitar 99% penduduk Kota Bandung, berkat dukungan aktif dari Pemerintah Kota. “Bandung kini juga menjadi rujukan bagi daerah-daerah sekitar yang belum memiliki alat sejenis. Ini membuktikan bahwa ekosistem kesehatan di Kota Bandung terus berkembang secara positif,” ujar dr. Dyah.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ira Dewi Jani, menyebut peluncuran layanan ESWL sebagai langkah strategis dalam memperkuat penanganan kasus urolitiasis di wilayahnya. “Insyaallah, dengan adanya layanan ini, akses masyarakat terhadap penanganan batu ginjal akan semakin mudah. Apalagi layanan ini telah bekerja sama dengan BPJS,” jelasnya.

Selain mendukung layanan kuratif, Ira juga menekankan pentingnya upaya promotif dan preventif. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan ginjal melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti:

  • Mengonsumsi air putih minimal 1,5–2 liter per hari
  • Menjaga berat badan ideal dan rutin berolahraga
  • Menghindari stres berlebihan
  • Mengurangi konsumsi makanan tinggi oksalat dan garam

Kami mengajak seluruh warga untuk menjaga kesehatan ginjal sejak dini, karena kesehatan adalah investasi jangka panjang,” tutup Ira.

Dengan hadirnya layanan ESWL, RS Hermina Arcamanik menegaskan komitmennya sebagai penyedia layanan kesehatan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi medis, sekaligus memperkuat peran Bandung sebagai pusat rujukan layanan kesehatan unggulan di Jawa Barat.

 

Tinggalkan komentar